KOMPAS.com - Berkurangnya pasokan hard disk dunia akibat bencana banjir di Thailand menyebabkan para produsen PC terpaksa membeli dari gray market. Gray market merupakan sebuah pasar di mana produk yang diperjualbelikan di luar distribusi resmi, legal tetapi tidak resmi, dan umumnya memiliki harga lebih tinggi.

Hal ini menyebabkan harga hard disk di gray market melonjak naik. Misalnya, untuk hard disk dengan kapasitas 500 GB naik dari harga 45 dollar AS menjadi lebih dari 100 dollar AS dan untuk hard disk 320 GB, naik dari harga 35 dollar AS menjadi 60-70 dollar AS per unit.

Karena ketidakpastian masa depan industri hard disk dan kekhawatiran akan semakin memburuknya bencana banjir di Thailand, membuat para vendor PC mencari dari segala sumber untuk mengisi persediaan hard disk mereka. Beberapa sumber menggambarkan vendor-vendor telah memasuki tahap "panik" dalam usaha untuk mengisi persediaan hard disk mereka.

Sebagian besar vendor telah berulang kali melakukan pesanan ke produsen hard disk dengan jumlah dua atau bahkan tiga kali lipat dari permintaan biasa mereka. Namun, karena produsen hard disk hanya dapat menjawab bahwa mereka tidak memiliki persediaan lebih, para vendor PC pun terpaksa berpaling ke gray market.

Dengan kenaikan harga hard disk ini, para vendor PC tentu akan merevisi harga jual produknya. Sebuah vendor menunjukkan, untuk PC mainstream dengan harga berkisar antara 827-926 dollar AS akan naik sekitar 4 persen jika menggunakan hard disk 320 GB dari gray market yang naik sebesar 30 dollar AS. Namun, para produsen PC saat ini hanya akan menaikkan harga untuk PC mainstream, sedangkan untuk PC high-end belum mereka putuskan.

0 komentar:

Post a Comment